BTM

Showing posts with label sangir. Show all posts
Showing posts with label sangir. Show all posts

Friday, June 12, 2009

Jaga Kebersihan Rumah Gadang 21 Ruang

Nagari Abai Kecamatan Sangir Batang Hari (SBH), sebagai nagari terbaik bakal mewakili Kabupaten Solok Selatan di tingkat provinsi. Rumah gadang 21 ruang salah satu ikon budaya yang masih dipertahankan, salah satu daya tarik.

“Harapan kita, tahun ini peringkat kita naik,” kata Wabup Solsel, Nurfimanwansyah, saat berkunjung ke Nagari Abai, di awal pekan. Tahun sebelumnya, Pakan Rabaa Tangah, yang mewakili Solsel dan jadi juara ketiga. Nagari Abai dianggap mampu melaksanakan manajemen pengelolaan nagari. Fungsi rumah gadang masih dipertahankan warga sebagai tempat melangsungkan prosesi perkawinan.

“Setiap ada yang baralek, di rumah gadang lah tempatnya. Tamu-tamu undangan yang hadir, semua berkumpul di rumah gadang. Bukan di rumah mempelai, layaknya pesta pernikahan umumnya. Jadi, tak akan pernah ditemui hajatan dilakukan di rumah masing-masing.”

Setiap kaum, punya rumah gadang untuk musyawarah adat. Satu-satunya tempat bermufakat adalah di rumah gadang. Pantauan Padang Ekspres, peninggalan moyang Minang, arsitekturnya unik. Rumah gadang 21 ruang misalnya, miliki panjang 120 meter, atap 15 gonjong. Meski warga sering berkumpul di sana, namun sayang tak terawat. Saat menaiki tangga hingga ke pintu masuk, kotoran kambing dengan mudah ditemui.

Friday, June 5, 2009

Keindahan Solok Selatan

Jalan ditengah Kebun Teh

Jalan Di tengan kebun teh


Kebun Teh dengan Background Gunung Kerinci
View Danau Kembar


Adu Nyali dengan Arung Jeram


salah satu Mesjid di Pinggir Jalan Padang Aro - Muara Labuh


Kebun Teh Sungai Lambai

Air Terjun Timbulun ( View Dari Jembatan Timbulun )

Saturday, May 30, 2009

Tidak Nyaman, Berarti Anda Sedang Tumbuh

Ada penelitian di sebuah falkutas: Ketika ada ulat yang menjadi kepompong, pada
waktu dia mulai keluar dari kepompongnya sebagai kupu-kupu, proses keluarnya
dipermudah. dibukain kepompongnya dan akibatnya apa yang terjadi? Kupu-kupu tadi jatuh dan dia mati, dan dia tidak bisa terbang.

Ternyata sudah didesign oleh alam semesta, pada waktu dia mau keluar dari kepompongnya, dia merasa tidak nyaman. Dia bersusah payah ketika dia begerak dan mendorong seperti ketidaknyamanan tadi, ternyata itu membuat aliran-aliran istilahnya zat-zat yang penting di dalam sayapnya sehingga sayap dari kupu-kupu tadi siap dan kuat untuk digerakkan sehingga kupu-kupunya bisa terbang. Dan ternyata kalau dipermudah hasilnya ternyata malah membuat kupu-kupu tadi mati.

Setiap penghancuran, itu adalah proses dari satu penciptaan. Ketidaknyamanan itu adalah awal dari kita tumbuh menjadi lebih baik. Ketika orang mau tumbuh, ototnya menjadi lebih besar, ketika dia latihan angkat Barbel dari 1 (satu) sampai 10 (sepuluh), itu sudah paling berat.

Dalam proses ini ototnya pada hitungan keberapa akan tumbuh? Bukan, bukan kesepuluh, tapi keduabelas, ketigabelas atau bahkan keenambelas baru dia tumbuh. Ketika ia keluar dari zona nyaman dan menuju kesebelas, duabelas dengan sekuat tenaga, yang terjadi adalah ototnya bertambah besar.

Nah ketika kita mengalami satu tantangan di dalam hidup ini selalu pegang prinsip ini: Ketika saya merasa tidak nyaman berarti saya akan lebih baik karena hal ini.

Benar, Tidak Nyaman Berarti Tumbuh !

Sumber : Tung Desem Waringin

Sunday, May 17, 2009

Tuesday, May 5, 2009

Bahan Galian Logam Solok Selatan

Bahan Galian Logam EMAS ALLUVIAL

1. Lokasi:
* Di Nagari (desa) Tambang, Kec. Sangir dan Kec.Sangir Batang Hari, Solok Selatan.

2. Lahan:
* Lebih kurang 5.000 hektare.
* Di kawasan bekas tambang Belanda.
* Di sungai Batang Hari.

3. Cadangan:
* Belum dilakukan penelitian.

4. Perkiraan Investasi:
*Perlu dilakukan penelitian

5. Infrastruktur Pendukung:
a. Kondisi jalan : Sebagian tanah
b. Status Tanah : Ulayat
c. Tenaga kerja : Tersedia
d. Upah Buruh : Disesuaikan dengan UMR/UMP
d. Air bersih : Tersedia
e. Jaringan telekomunikasi dan PLN

6. Jangkauan Lokasi:
*Dari Ibukota kabupaten sekitar 20 km
*Dari Ibukota Provinsi (Padang) sekitar 180 km
*Dari Pelabuhan Udara BIM sekitar 200 km
*Dari Pelabuhan laut Teluk Bayur Padang, sekitar 175 km


TIMAH HITAM

1. Lokasi:
*Sungai Padang, Pamongan, Sungai Alai, dan Sungai Abu Kec, Sangir Solok Selatan

2. Luas lahan: Belum di perkirakan

3. Cadangan:
*Sekitar 200.000 ton lebih di sungai

4. Perkiraan Investasi:
*Perlu kajian terlebih dahulu

5. Jangkau ke lokasi:
*Dari Lubuk Gadang sekitar 15 km
*Dari ibukota kabupaten (Padada Aro) sekitar 20 km
*Dari Kota Padang ± 260 Km
*Dari Pelabuhan Laut Teluk Bayur, ± 175 Km
*Dari Pelabuhan Bandara BIM Ketaping ± 200 Km

6. Faktor Penunjang:
a.Kondisi Jalan sebagian tanah
b.Status tanah hak ulayat
c.Listrik dan komunikasi
d.Tenaga Kerja tersedia
e.Upah Buruh disesuaikan dengan UMP/UMR
f.Sumber Air tersedia


Biji Besi

1. Lokasi:
*Di Nagari Lubuk Gadang, Kec Sungai, Solok Selatan
*Di Nagari Sungai Kunyit, Kec. Sangir Jujuhan, Solok Selatan
*Di Nagari Koto Baru, Kec. Solok Selatan
*Di Batang Pasampan dan Ulu Suliti, Kec. KPGD, Solok Selatan

2. Lahan: Baru penyelidikan umum

3. Cadangan Berupa:
*Endapan Sedimenter
*Magmatik kontak metasomatik atau reflamenter

4. Kadar:
*Fe203 46,00 Persen - 76,13 Persen

5. Perkiraan Investasi:
*Perlu kajian terlebih dahulu

6. Jangkau ke lokasi:
*Dari Lubuk Gadang sekitar 15 km
*Dari ibukota kabupaten (Padada Aro) sekitar 20 km
*Dari Kota Padang ± 260 Km
*Dari Pelabuhan Laut Teluk Bayur, ± 175 Km
*Dari Pelabuhan Bandara BIM Ketaping ± 200 Km

7. Faktor Penunjang:
a.Kondisi Jalan sebagian tanah
b.Status tanah hak ulayat
c.Listrik dan komunikasi
d.Tenaga Kerja tersedia
e.Upah Buruh disesuaikan dengan UMP/UMR
f.Sumber Air tersedia

TEMBAGA
1. Lokasi:
*Sungai Pagu, Solok Setalan
*Pamongan, Solok Selatan
*Sungai Alai Sangir, Solok Selatan

2. Lahan: Baru penyelidikan umum

3. Cadangan Berupa:
*Jebakan dalam batuan beku
*Sendimen
*Metomorfik

4. Bentuk
*Sebagian besar cadangan terbentuk dari larutan hydrothermal replacement dan cavity filling.

5. Kandungan Sumber Daya: Cu 0,20 persen-0,30 persen.


6. Perkiraan Investasi:
*Perlu kajian terlebih dahulu

7. Jangkau ke lokasi:
*Dari Lubuk Gadang sekitar 15 km
*Dari ibukota kabupaten (Padada Aro) sekitar 20 km
*Dari Kota Padang ± 260 Km
*Dari Pelabuhan Laut Teluk Bayur, ± 175 Km
*Dari Pelabuhan Bandara BIM Ketaping ± 200 Km

8. Faktor Penunjang:
a.Kondisi Jalan sebagian tanah
b.Status tanah hak ulayat
c.Listrik dan komunikasi
d.Tenaga Kerja tersedia
e.Upah Buruh disesuaikan dengan UMP/UMR
f.Sumber Air tersedia

MANGAN
1. Lokasi:
*Sungai Pagu dan Sungai Kunyit, Kec. Sangir Jujuhan, Solok Selatan.

2. Lahan: Baru penyelidikan umum

3. Type Cadangan:
*Merupakan jebakan sendimeter dan residual.
*Merupakan jebakan hytdrotermal dan metasomatik.

4. Perkiraan Investasi
*Perlu kajian terlebih dahulu.

5. Jangkau ke lokasi:
*Dari Lubuk Gadang sekitar 15 km
*Dari ibukota kabupaten (Padada Aro) sekitar 20 km
*Dari Kota Padang ± 260 Km
*Dari Pelabuhan Laut Teluk Bayur, ± 175 Km
*Dari Pelabuhan Bandara BIM Ketaping ± 200 Km

8. Faktor Penunjang:
a.Kondisi Jalan sebagian tanah
b.Status tanah hak ulayat
c.Listrik dan komunikasi
d.Tenaga Kerja tersedia
e.Upah Buruh disesuaikan dengan UMP/UMR
f.Sumber Air tersedia

sumber : antara-sumbar.com

Friday, May 1, 2009


Aktivitas Gunung Kerinci (3.805 dpl) yang terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar/termasuk solok selatan )mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta waspada.

Kepala Pemantau Gunung Kerinci Heri Prasetyo ketika dihubungi detikcom via telepon, Selasa (21/4/2009) mengatakan, gunung berapi tertinggi di Sumatera itu mulai memperlihatkan peningkatan aktifitas sejak 13 April 2009 lalu. Hingga kini, gempa tremor terus terjadi mencapai ratusan kali perhari dengan skala kecil 5-40 Amplitudo.

"Hingga kini status Kerinci masih waspada meski letupan-letupan kecil di kawah terus mengalami peningkatan sepanjang hari. Warga yang bermukim di lereng dan kaki gunung kita minta waspada," ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan pos pengamatan gunung Kerinci, menurut Heri, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi beberapakali letupan asap dengan ketinggian semburan mencapai 400 meter.

"Kita menghimbau warga di sekitar gunung Kerinci untuk sedapat mungkin menggunakan masker bila beraktifitas di luar rumah untuk melindungi pernafasan dari debu vulkanik," tukasnya.

Lambang Solok Selatan


Arti dan Makna tulisan dan gambar pada lambang daerah adalah :
  1. Kata KABUPATEN SOLOK SELATAN bertulisan putih yang berlatar belakang merah maksudnya adalah dengan niat yang suci dan bersih serta diiringi semangat kebersamaan dan keberanian, masyarakat Kabupaten Solok Selatan berupaya mewujudkan cita-cita dan tujuan bersama.
  2. Warna Kuning Emas merupakan perlambangan dari potensi Kabupaten Solok Selatan yang berharga dan bernilai.
  3. Gubah Masjid pada bagian atas terdapat gambar bulan dan bintang sebagai simbol Islam, artinya Masyarakat Solok Selatan pada umumnya menganut Agama Islam yang kuat serta taat pada aturan dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan falsafah Adat Minangkabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.
  4. Bentuk Rumah Gadang (Rumah Adat Minangkabau) maksudnya Kabupaten Solok Selatan berada dalam daerah Minangkabau dan dalam kehidupan sehari-hari menjalankan aturan-aturan adat yang bersandikan kepada norma-norma agama.
  5. Gonjong yang berjumlah 7 (tujuh) buah merupakan tanggal peresmian Kabupaten Solok Selatan yaitu tanggal 7 Januari, dan pada umumnya rumah gadang yang terdapat di Kabupaten Solok Selatan Gonjongnya berjumlah 7 (tujuh).
  6. Latar Belakang yang berwarna Hijau Muda berbentuk Gunung bermakna bahwa Kabupaten Solok Selatan dikelilingi oleh perbukitan dan alam yang subur dan dari kejauhan ada spirit terpancar dari kemegahan Gunung Kerinci yang sebagian merupakan wilayah Kabupaten Solok Selatan.
  7. Garis Bergelombang : maksudnya adalah simbol dari air (berjumlah 3 buah garis) sebagai kebutuhan pokok (utama), air sumber kehidupan, dan air merupakan sumber energi, tanpa air tentu tidak akan berlangsung kehidupan. Tiga (3) buah garis juga melambangkan 3 (tiga) unsur dalam sistem Pemerintahan di Minangkabau yang tidak bisa dilepaskan, dan disebut juga dengan istilah “Tungku Tigo Sajarangan, Tali Tigo Sapilin”, yaitu : Niniak Mamak, Alim Ulama dan Cerdik Pandai.
  8. Padi maksudnya simbol dari kemakmuran dan kesejahteraan, padi juga identik dengan pangan sebagai kebutuhan pokok (primer). Sebagai daerah yang mempunyai areal pertanian yang luas, Solok Selatan juga termasuk lumbung beras di Sumatera Barat. Padi berjumlah 45 butir artinya tahun Kemerdekaan RI.
  9. Kapas maksudnya simbol dari Sandang sebagai kebutuhan pokok (Primer). Dari kedua perlambangan ini (padi dan kapas) merupakan perlambangan dari kesejahteraan yang merupakan hak dari seluruh rakyat Indonesia, dan secara nyata dibunyikan dalam Pancasila (Kesejahteraan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia). Kapas berjumlah 17 artinya tanggal Kemerdekaan RI.
  10. Simpul Tali maksudnya lambang Perekat, ikatan yang berfungsi sebagai pemersatu. Jumlah ikatan 8 (delapan) buah artinya Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan delapan (Agustus).
  11. Lengkungan Pita (Tulisan Slogan/Motto)
  12. Maksudnya lambang dari sebuah Visi, pandangan dan bisa juga sikap keseharian dari Masyarakat yang dijadikan dan dirangkum dalam sebuah motto “Sarantau Sasurambi”
  13. Sarantau Sasurambi merupakan spirit / semangat dari masyarakat Solok Selatan dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama.
  14. Sarantau Sasurambi merupakan perpaduan antara Alam Surambi Sungai Pagu dengan Rantau XII Koto dalam wilayah Solok Selatan yang bersama-sama membangun daerah dengan memegang prinsip kekitaan, prinsip kebersamaan Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, dengan prinsip kekitaan, dan lamak dek awak katuju dek urang yang merupakan perwujudan Demokrasi murni dari masyarakat Minangkabau.
  15. Dalam ujung pita sebelah kiri bertuliskan 60 – 1 (dibaca : Kurang Aso Anam Puluah) melambangkan masyarakat Adat Alam Surambi Sungai Pagu dan angka XII Romawi dalam ujung pita sebelah kanan melambangkan masyarakat Adat Rantau XII Koto dan kedua tulisan ini juga dirangkum dalam Motto : “Sarantau Sasurambi”

Arti dan Makna Warna Lambang Daerah adalah :

  • Merah mengandung makna semangat dan keberanian yang arif dan bijaksana.
  • Putih mengandung makna suci, bersih dan keihklasan serta ketulusan.
  • Kuning Emas mengandung makna keagungan dan kemuliaan.
  • Hitam mengandung makna kecerdasan dan ketangkasan dalam mengeluarkan pikiran, ide, atau gagasan.
  • Hijau Muda mengandung makna kesuburan, kemakmuran, kesejukan, dan kedamaian.
  • Biru mengandung makna kecerahan, harapan, cita-cita yang cemerlang, dan visi kedepan yang jelas.
Arti dan Makna Motto SARANTAU SASURAMBI sebagai sebuah Slogan, adalah bahwa Kabupaten Solok Selatan bertekad dan bersatu untuk maju dalam menyongsong masa depan yang gemilang dengan nilai budaya yang serumpun yang merupakan perpaduan antara Alam Surambi Sungai Pagu dengan Rantau XII Koto dan merupakan kesatuan masyarakat dalam wilayah Solok Selatan yang mengutamakan Raso jo Pareso dalam Musyawarah dan Mufakat. Motto SARANTAU SASURAMBI juga dapat dijadikan sebagai spirit dari sikap keseharian masyarakat Kabupaten Solok Selatan, dan sekaligus juga sebagai realisasi Spirit kehidupan “Banagari”

Thursday, April 23, 2009

Pariwisata

Kabupaten Solok Selatan sebahagian wilayahnya merupakan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dapat dijadikan wisata alam

* Fauna seperti : Harimau Sumatra, Siamang,
* Berbagai jenis burung dan binatang lainnya.
* Flora seperti : Bunga Raflesia, Angrek.
* Wisata alam seperti ; Air Terjun Lompatan, Air Terjun
* Sei. Talang, Bukit dan Danau Buntak.
* Wisata budaya : Tempat-tempat bersejarah,
* Perkampungan tradisional Minang Kabau dll.

OBYEK WISATA ALAM

GUNUNG KERINCI

Gunung yang mempunyai ketinggian mencapai + 3.805 m dari atas permukaan laut ini menjulang sendiri diantara perbukitan disekitarnya. Gunung yang begitu mempesona banyak memberi inspirasi bagi kita untuk melakukan pertualangan untuk mengetahui lebih jauh kekayaan aneka flora dan faunanya. Gunung Kerinci ini merupakan gunung tertinggi di Indonesia.

Lokasi : Terletak diperbatasan Kab. Solok Selatan dan Kab. Kerinci

AIR TERJUN TIMBULUN

Air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 15 m, yang merupakan aliran dari sungai Batang Liki. Lokasi air terjun ini sangat strategis, karena terletak di sebelah kanan jalan Raya Muara Labuh–Padang Aro.

Lokasi : Terletak di Nagari Lubuk Gadang + 2 km dari Ibu Kota Kabupaten (Padang Aro) dan + 161 km dari Ibu Kota Propinsi (Padang).

AIR TERJUN TIMBULUN KOTO BIRAH

Air terjun dengan ketinggian 20 m ini terletak di Koto Baru , Kecamatan Sungai Pagu. Air terjun ini terdiri dari 7 tingkat. Keindahan pemandangan yang di ciptakan oleh air terjun ini adalah curahkan air yang terus menerus menimbulkan gemuruh dan semburuh embun yang membuat sejuk. Apalagi ditunjang dengan kondisinya yang masih alami dan masih perlu pengembangan.

Lokasi : Terletak di Jorong Koto Birah Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu. Sekitar + 2.5 km dari jalan Raya Pekan Selasa Muara Labuh, dan + 30 km dari Padang Aro.

AIR TERJUN TALANG SEPINTIR

Air terjun dengan ketinggian 20 m ini, terdapat di areal perkebunan sawit berbatasan dengan perkebunan karet milik rakyat. Sekitar 100 m dari air terjun ini terdapat hamparan lahan kosong dengan luas sekitar + 2 hekter. lahan ini disediakan untuk tempat berkemah. Dari lokasi ini kita dapat melihat pemandangan berupa barisan bukit-bukit yang memgelilingi areal tanaman perkebunan sawit yang membuat indah alam di sana.

Lokasi : Terletak di Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Jujuan, + 27 km dari Ibukota Kabupaten (Padang Aro) dan + 190 km dari Ibukota Propinsi (Padang ). Dapat di tempuh dengan kendaraan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat).

ARUNG JERAM BATANG LIKI

Kegiatan Arung Jeram di mulai dari Batang Liki dengan kondisi arus yang cukup deras dan berbatuan yang terdapat di kiri dan kanan sungai, selanjutnya Arung Jeram beralih ke Batang Sangir.Arus deras Batang Sangir di kenal sebagai arus yang cukup menantang bagi para pengemar Olah Raga Arung Jeram. Hal ini dikarenakan tingkat kesulitan yang cukup tinggi yakni bergradien lima. Perjalanan Arung Jeram ini berakhir di Sungai Batang Hari.

Lokasi : Terdapat di Nagari Lubuk Gadang, Batang Liki terletak di Jorong liki (+ 3 km dari Padang Aro, + 160 km dari Padang), Batang Sangir terletak di Jorong Sampu (+ 2 km dari Padanjg Aro, + 165 km dari Padang ). Aliran Sungai ini mengalir ke Sungai batang Hari di Nagari lubuk Ulung-Aling (+ 79 km dari padang Aro, + 242 km dari Padang).

AIR TERJUN TANGSI 4 MITRA KERINCI

Air Terjun 2 (dua) tingkat yang memiliki ketinggian sekitar 20 m ini merupakan Anugrah Tuhan yang tak ternilai. Sebelum kita sampai kelokasi Air Terjun terlebih dahulu kita akan disunguhi pemandangan hamparan kebun teh yang menghijau. Untuk menuju kelokasi kita tidak akan terlalu sulit karena jalan setapak untuk menuju Air Terjun telah di buka.

Lokasi : Terletak di Sungai Lambai, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, tepatnya di Areal kebun Teh Mitra Kerinci, sekitar 8 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

AIR TERJUN ULU SULITI

Air Terjun dengan ketinggian 40 m terletak di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Solok. Merupakan Air Terjun Tertinggi di Kabupaten Solok Selatan. Untuk mencapai ke Lokasi ini, kita harus berjalan kaki sejauh 5 Km dari Tapal Batas Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupate Solok.

Lokasi : Terletak di Jorong Ulu Suliti, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, sekitar 55 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro

AIR MALANCA

Merupakan Air yang megalir di atas batu karang yang cekung, sehingga kita bisa berselancar di atas alirannya. Untuk mencapai ke Lokasi ini kita bisa menggunakan kendaraan Roda Dua maupun Roda Empat.

Lokasi : Terletak di Sungai Lambai Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sagir. Sekitar 8 Km dari Ibu Kota Kabupaten Padang Aro.

AIR TERJUN BATANG DAUN

Adalah Air Terjun dengan ketinggian kurang lebih 15 Km.

Lokasi : Terletak di Taratak Baru Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Jujuan.

AIR TERJUN LAMBE
Adalah Air Terjun yang berada di balik Bukit

Lokasi : Terletak di Jorong Pinti Kayu Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, kuraang lebih 55 Km dari Ibu


SUMBER PANAS BUMI

PEMANDIAN AIR PANAS SAPAN MALULUANG


Pemandian Air Panas ini merupakan Sumber Air Panas Bumi yang terbesar di Kabupaten Solok Selatan, dengan suhu sekitar 65°C. Untuk menuju ke lokasi ini kita bisa menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4.
Lokasi : Terletak di Jorong Ampalu Nagari Alam Pauh Duo Kecamatan Sungai Pagu.





SUMBER AIR PANAS SAPAN SUNGAI ARO

Dengan Tingkat Derajat suhu sekitar 75°C, Sumber Air Panas ini sering didatangi Masyarakat sekitar untuk mandi. Untuk mencapainya kita tidak akan terlalu kesulitan karena kondisi jalan yang sudah di aspal.


Lokasi : Terletak di Jorong Sungai Aro Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh.

SUMBER AIR PANAS MUDIAK SAPAN

Sumber Air Panas ini adalah Sumber Air Panas yang paling tinggi suhunya mencapai 95°C. Masyarakat sekitar biasanya memanfaatkan panas bumi ini untuk merebus sesuatu seperti telur atau bahan makanan lainnya. Disamping itu, sebagian Masyarakat juga menggunakan tenaga panas bumi ini untuk menjemur padi.

Lokasi : Terletak di Jorong Balun Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh

TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT

Adalah Taman Nasional yang terletak pada 4 Provinsi yaitu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu. Di dalamnya kita bisa menyaksikan keaneka ragaman Flora dan Fauna yang dilindungi oleh Dunia. Binatang-binatang liar seperti Harimau, Beruang, ular dan lainnaya hidup bebas disini. Selain itu anda akan menjumpai Tumbuhan Langka seperti Bunga Raflesia Arnoldi dan sejenis bunga Anggrek liar.

DANAU BONTAK

Merupakan satu-satunya Danau yang ada di Kabupaten Solok Selatan. Danau seluas 2 Hektar ini berada diatas bukit di Dataran tinggi Golden Arm. Untuk mencapai ke Lokasi ini, kita akan berjalan kaki sejauh 10 Km dari Bukit Malintang, Golden Arm. Lokasi : Terletak di Bukik Malintang Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, sekitar 5 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

NGALAU NGALAU LUBUK MALAKO

Adalah Sebuah Gua yang sangat indah yang berada diantara Bukit-bukit

Lokasi : Terletak di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, sekitar, sekitar 25 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

NGALAU INDAHLokasi : Terletak di Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Jujuan, sekitar 26 Km dari Ibu Kota Kabupaten, Padang Aro.

NGALAU BUKIT SUNGAI MINTAN

Merupakan Ngalau yang berada di pinggiran Sungai Batang Hari.

Lokasi : Terletak di Sungai Mintan Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 42 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

PANORAMA PANORAMA BATU BAKAWIK

Lokasi : Terletak di Batu Bakawik Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 42 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

PANORAMA BUKIT KARANG

Dari sini kita bisa menyaksikan Aliran Sungai Batang Hari yang mengailir sampai ke Provinsi Jambi.

Lokasi : Terletak Jorong Sungai Penuh Nagari Lubuk Ulang Alinn, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 53 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

VILLA TERAPUNGAdalah Sebuah Villa yang terletak di Aliran Sungai Batang Hari di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Dharmasraya.

Lokasi : Terletak di Pulau Panjang Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 50 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

KAWASAN WISATA GOLDEN ARM

Merupakan Dataran tinggi yang terletak di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci. Dari sini kita bisa melihat Dataran yang berbukit yang tanami dengan Tanaman Casiavera atau Kulit Manis, Karet dan Tanaman Perkebunan lainnya. Lokasi : Terletak di Golden Arm Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, sekitar 14 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

IRIGASI

IRIGASI BALUN

Adalah Irigasi terbesar di Solok Selatan dengan lebar sekitar 80 m.

Lokasi : Terletak di Jorong Balun Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, di Jalan Lintas Padang-Sungai Penuh sekitar 45 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

IRIGASI SAPARODAM MUDIAK LOLO

Irigasi dengan lebar sekitar 50 m dan kedalaman air sekitar 6 m. Selain untuk pengairan, Irigasi ini sering dipakai untuk Kolam Pemandian. Untuk mencapai ke Lokasi ini kita akan bisa menggunakan Kendaraan Roda Dua atau Roda Empat sejauh 1,5 Km. Setelah itu, jalan hanya bisa ditempuh oleh Kendaraan Roda Dua sejauh 2 Km.

Lokasi ; Terletak di Jorong Mudiak Lolo nagari Sako Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, sekitar 40 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

OBYEK WISATA SEJARAH.

TUGU PDRI.

Tugu PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) dapat dilihat ketika memasuki Daerah Bidar Alam, tugu ini adalah saksi tonggak sejarah perjuangan Persiden PDRI saat menyelamatkan negara yang berada dalam keadaan darurat pada tahun 1949. Lokasi : Terdapat di Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, + 26 km dari Ibukota Kabupaten (Padang Aro)dan + 189 km dari Ibukota Propinsi (Padang). Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat).

RUMAH PDRI.

Rumah PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) dikenal juga dengan “Rumah jama” merupakan saksi perjuangan perlawanan Indonesia dalam memperjuangkan negara Republik Indonesia dari cengkeraman Penjajahan Belanda. Rumah ini digunakan sebagai Pos Keamanan pada waktu Pemerintahan Darurat Republik Indonesia yang pernah menjadi tempat berlangsungnya sidang-sidang Kabinet PDRI pada tahun 1949, selama + 3 bulan pada masa itu yakni dari bulan Januari s/d April 1949. Lokasi : Terletak di Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, + 27 km dari Ibukota Kabupaten (Padang Aro) dan + 190 km dari Ibukota Propinsi (Padang). Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 (dua) atau kendaraan roda 4 (empat )

STASIUN PEMANCAR RADIO AURI

Adalah Stasiun Pemancar Radio yang digunakan untuk menyampaikan Berita-berita penting kepada Pemerintah Pusat tentang situasi perjuangan Pemerintah Daerah Republik Indonesia yang dipimpin oleh Syafrudin Prawiranegara di Bidar Alam pada tahun 1949.

Lokasi : Terletak di Nagari Bidar Alam Kecamatan Sangir Jujuan.

FOSIL BINATANG PURBA

Merupakan Fosil Binatang Purba satu-satunya yang ditemukan di Kabupaten Solok Selatan. Fosil ini ditemukan pada tahun 2001 di Jorong Balun pada Areal Persawahan milik Jamaris. Pada awalnya, tulang yang ditemukan hanya satu bongkah dan Jamaris mengira kalau benda tersebut hanyalah sebuah kayu, sehingga hanya dipakai untuk mengganjal pintu. Setelah diperhatikan lebih seksama, ternyata terdapat keanehan yaitu banyaknya rongga-rongga pada benda tersebut yang menyerupai tulang makhluk hidup. Akhirnya dilakukan penggalian lebih lanjut sehingga ditemukan bongkahan-bongkahan tulang yang lain. Untuk mencapai ke Lokasi ini, kita bisa menggunakan Kendaraan Roda 2 atau Roda 4, sekitar 45 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

Lokasi : Terletak di Jorong Balun Nagari Pakan Rabaa, Kecaamatan Koto Parik Gadang Di Ateh. O

BYEK WISATA AGRO.

KEBUN TEH MITRA KERINCI.

Perkebunan Teh Mitra Kerinci mulai dirintis pada tahun 1985, dengan luas perkebunan + 1.500 ha, yang berada di bawah Gunung Kerinci. Status kepemilikan lahan merupakan milik Negara dibawah wewenang Depertemen Keuangan yang dikontrak oleh pihak PT. Mitra Kerinci untuk jangka waktu 30 tahun. Jika kita memasuki kawasan ini, akan terlihat hamparan tanaman teh yang luas. Diantara beberapa petakan / bedengan tanaman teh tersebut diselingi oleh tanaman Andong yang berwarna merah tua yang berfungsi sebagai batas batas jarak petik teh dan menambah keindahan Kebun Teh yang selalu menyelimuti Gunung Kerinci. Dikawasan ini juga terdapat air terjun Tansi Ampek yang terdiri dari dua tingkat, tingkat pertama dengan ketinggian 15 meter dan tingkat kedua 10 meter yang berjarak 5 meter dari air terjun tingkat pertama.

Lokasi : Terletak di Jorong Sungai lambai Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Sangir, + 5 km dari Ibukota kabupaten (Padang Aro) dan + 158 km dari Ibukota Propinsi (Padang).

KEBUN SAWIT, TKA, TSS, PENANG PTP N VI.

Perkebunan sawit ini mulai dirintis sejak tahun 1996.lahan ini merupakan milik negara yang dikontrak oleh PTP VI. Jika kita memasuki kawasan ini akan terlihat hamparan tanaman sawit yang berjejer rapi memberikan suatu pemandangan yang khas. Hasil dari perkebunan sawit ini berupa tanda buah segar (Tes). Di kawasan perkebunan ini terdapat pusat kantor Staf perkebunan yang jaraknya + 2 km dari gerbang pintu masuk. Untuk menuju lokasi ini kita melewati mess karyawan, balai pengobatan, masjid sekolah dan sarana lainnya, luas perkebunan + 18 km dari Ibukota Kabupaten (Padang Aro).

OBYEK WISATA BUDAYA

MESJID

MESJID 60 – ASO

Merupakan Mesjid Tertua di Kecamatan Sungai Pagu. Kata 60 – Aso berasal dari Tiang Mesjid yang berjumlah 60 buah. Setelah pembangunan Mesjid selesai, dilakukan penghitungan pada jumlah Tiang, namun Tiang hanya berjumlah 59. Akhirnya dilakukan penambahan 1 Tiang. Namun setelah dihitung kembali, tiang tersebut kembali hanya berjumlah 59 dan begitu seterusnya. Sehingga Mesjid ini dinamakan 60 – Aso.

Lokasi : Terletak di Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, sekitar 40 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

MESJID RAYA KOTO BARU

Adalah Mesjid yang sudah berumur ratusan tahun. Mesjid ini belum banyak mengalami renovasi sehingga masih nampak keasliannya.

Lokasi : Terletak di Jorong Kampuang nan 5 Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, sekitar 37 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

MESJID SAMPU

Merupakan Mesjid peninggalan Syech Sampu, yaitu Salah Seorang Tokoh Ulama yang Mensyi’arkan Agama Islam Kabupaten Solok Selatan, khususnya di Rantau 12 Koto.

Lokasi : Terletak di Jorong Sampu Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, sekitar 2 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

RUMAH GADANG RUMAH GADANG USTANO RAJO BALUN

Rumah Gadang ini dulunya menjadi pusat Pemerintahan Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu dengan Rajanya Tuanku Rajo Di Balun. Di dalam Rumah Gadang ini masih banyak terdapat peninggalan-peninggalan Kerajaan seperti peralatan-peralatan Kerajaan sampai dengan Naskah atau Peningalan Tertulis lainnya.

Lokasi : Terletak di Jorong Balun Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, sekitar 46 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

RUMAH GADANG TUANKU RAJO DI SAMBAH

Menurut Silsilah, Tuanku Rajo Di Sambah adalah Raja dari 4 Raja di Alam Surambi Sungai Pagu Lokasi : Terletak di Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, sekitar 40 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

RUMAH GADANG 21 RUANG

Rumah Gadang ini merupakan Rumah Gadang yang terpanjang di Kabupaten Solok Selatan dengan 21 Ruang, sedangkan jumlah Gonjongnya 18. Rumah Gadang ini milik Suku Melayu.

Lokasi : Terletak di Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 40 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

RUMAH GADANG RANAH PANTAI CERMIN

Disini akan kita jumpai beberapa Rumah Gadang yang jumlah Ruangnya lebih dari sepuluh. Rumah Gadang ini adalah milik beberapa suku. Bagi orang di sini, segala bentuk kegiatan harus dilakukan di Rumah Gadang seperti Baralek, kematian atau Rapat Kaum. Lokasi : Terletak di Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari.

RUMAH GADANG DURIAN TARUANG

Konon, katanya di Rumah Gadang ini terdapat Buaya Putih. Lokasi : Terletak di Jorong Durian Taruang Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, tepat di Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

PERKAMPUNGAN RUMAH GADANG KOTO BARU

Disini banyak ditemukan Rumah Gadang-Rumah Gadang yang telah berumur ratusan tahun. Rumah Gadang-Rumah Gadang ini masih dalam keadaan seperti aslinya. Lokasi : Terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, sekitar 37 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

MAKAM SYECH SAMPUAdalah Makam Salah Seorang Tokoh yang menyebarkan Agama Islam di Solok Selatan, khususnya Rantau 12 Koto.

Lokasi : Terletak di Jorong Sampu Kenagarian Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, sekitar 2 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

BATOMBE

Batombe adalah Tradisi yang hanya ada di Kabupaten Solok Selatan. Tradisi ini berupa berbalas pantun yang diiringi dengan alat musik tradisional Rabab. Batombe biasanya dilakukan oleh muda-mudi. Dalam pantun, mereka saling mengutarakan isi hati mereka. Tradisi Batombe ini biasanya dilaksanakan selama 7 malam bersamaan dengan kegiatan Baralek. Lokasi : Terletak di Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 40 Km dari Ibu Kota Kabupaten, Padang Aro.

GANDANG SARUNAI

Gandang Sarunai merupakan salah satu kesenian Tradisional yang ada di Solok Selatan. Sesuai dengan namanya, Gandang Sarunai merupakan perpaduan musik Serunai, Saluang, Gendang dan diiringi oleh Talempong.

RANDAI

Seperti Halnya Kesenian Tradisional lainnya, Randai juga merupakan Kesenian Tradisional Minangkabau yang masih tetap dilestarikan. Melalui Sanggar-sanggar Kesenian yang ada di Kabupaten Solok Selatan, Kesenian Tradisional Randai akan tetap terjaga keberadannya.

TABUAH LARANGAN

Tabuah atau Beduk Larangan yang berada di Mesjid Sitapuih ini adalah peninggalan Bersejarah semenjak Zaman Perjuangan. Tabuah atau Beduk yang berukuran Lokasi : Terletak di Mesjid Sitapuih Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, sekitar 50 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

BATU PERCATURAN

Batu Percaturan adalah Sebuah Batu yang pada sisi atasnya terdapat Garis-garis yang membentuk permainan catur.

Lokasi : Terletak di Jorong Sungai Aro Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, sekitar 43 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.

BATU PALIMAUAN
Batu Palimauan merupakan Sebuah Batu besar yang pada permukaannya terdapat 3 buah lubang. Bagi Masyarakat, batu ini dipercaya bisa meringankan jodoh.

Lokasi : Terletak di Jorong Sungai Aro Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, sekitar 43 Km dari Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro.