BTM

Thursday, May 7, 2009

Geografis Solok Selatan

Geografis

Kabupaten Solok Selatan merupakan salah satu daerah tingkat II di Sumatera Barat terletak pada 0’4” – 1’43” Lintang Selatan 101’01” – 101’30” Bujur Timur dengan luas wilayah 3.346,20 km, terletak di bagian Selatan Propinsi Sumatera Barat dengan batas-batas :

- Utara : Kabupaten Solok
- Selatan : Kabupaten Bungo & Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi
- Barat : Kabupaten Pesisir Selatan
- Timur : Kabupaten Dharmasraya

Secara administrasi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terdiri dari 7 (tujuh) wilayah Kecamatan dan 32 Nagari. Tujuh kecamatan adalah :
  1. Kecamatan Sangir Batang Hari
  2. Kecamatan Sangir Jujuan
  3. Kecamatan Sangir
  4. Kecamatan Sungai Pagu
  5. Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh
  6. Kecamatan Sangir Balai Janggo
  7. Kecamatan Pauh Duo

Topografi

Kabupaten Solok Selatan berada pada jajaran pengunungan Bukit Barisan yang termasuk daerah patahan semangka. Wilayahnya sangat bervariasi antara daratan dan perbukitan dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar 500 – 1.700 m dengan puncak tertinggi berada di Gunung Kerinci yaitu 3.800 m.

Kabupaten Solok Selatan merupakan kawasan banyak sungai dan merupakan hulu sungai dari anak sungai Batang Hari, seluruhnya mengalir kearah Timur, Kabupaten Solok Selatan juga termasuk kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Hari.

Di Kabupaten Solok Selatan terdapat 71 buah sungai pada umumnya berarus deras, sehingga tidak dapat dijadikan sebagai sarana transportasi. Sungai Batang Hari di Nagari Lubuk Ulang Aling dijadikan sebagai sarana transportasi karena memang tidak ada akses jalan darat menuju nagari ini.

Pada umumnya Kabupaten Solok Selatan beriklim tropis antara 20’C hingga 33’C dengan curah hujan 1.600 – 4.000 mm/tahun. Pemanfaatan lahan Kabupaten Solok Selatan saat ini adalah 5.20% lahan sawah dan 94.8 lahan bukan sawah. Lahan yang sudah dimanfaatkan untuk budidaya pertanian, dan perkebunan mencapai 36,49%. Kabupaten Solok Selatan beriklim tropis basah. Pada umumnya musim penghujan berlangsung pada bulan Januari s/d Mei, September s/d Desember musim kemarau, pada bulan Juni s/d Agustus curah hujan cukup tinggi dengan suhu udara 26’C – 31’C, rata-rata 29’C dengan angin bararah dari Barat Daya – Tenggara.

No comments:

Post a Comment